Laman

Selasa, 04 November 2014

Tentang Cyber Avatar ( Supernova)

supernova.JPG (381×379)
Tentang Cyber Avatar ( Supernova )

Kalau ditanya buku ini tentang apa, sungguh sebenarnya saya tidak bisa jawab. Cyber avatar, kesadaran nonlokal, puisi-puisi pujangga, rectoverso, perselingkuhan, persahabatan, cinta yang membebaskan, pelacuran, bahkan percobaan Schrodinger pun ada dalam buku ini (Sakti, kan?). Saya paling suka bagaimana Dee membuat suatu perselingkuhan sebagai sesuatu yang dinilai bukan atas hakikat benar atau salah. Cara Dee menjelaskan orang ketiga sungguh tidak akan membuat kita bisa menyalahkan siapa-siapa. Semata hanya cinta, pada waktu, orang, dan kondisi yang tidak semestinya.


Lantas bagaimana dengan teori-teori dan penjabaran sains yang banyak tertuang dalam buku ini? Justru disitulah seninya. Tak banyak (bahkan mungkin tak ada, CMIIW) penulis yang bisa mengkolaborasikan kisah cinta dengan fisika kuantum, namun dengan apik penulis idola saya ini berhasil melakukannya. Dan walaupun ada beberapa (banyak) yang saya tidak mengerti, saya dapat merasakan esensi dari pernyataan-pernyataan sains yang terkandung. Meskipun banyak yang mengatakan novel ini kurang ‘membumi’, namun saya jujur lebih suka istilah ‘menghargai intelektualitas pembaca’.

Ini bukan kisah cinta biasa, bukan kisah cinta ecek-ecek dimana adinda-adalah-kekasih-kakanda-walau aral-melintang-kan-ku-terjang. Kisah cinta prominen yang dirangkum secara jenius dengan kata-kata yang mempesona, syair yang memikat, teori yang mencerahkan, dan tokoh-tokoh yang membuat jatuh cinta. Jika kamu mengaku sebagai penggemar Dee tapi belum pernah baca novel ini? Silahkan pintu exit ada di bagian kanan depan. Malahan, jika kamu adalah penggemar sastra namun buku ini terlewatkan? Maka kamu mungkin harus mencerna lagi apa yang kamu maksud dengan sastra. Dan jika kamu adalah pembaca jurnal ilmiah, maka novel ini tidak kalah memberikan ilmu dari apa yang kamu dapat dari springerlink atau sciencedirect. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar