
Contoh SINOPSIS NOVEL “ BEST OF THE BEST”
Penulis:
Luna Torashyngu
Penerbit:
PT Gramedia Pustaka Utama
1. TEMA
:
Persahabatan
seorang hacker muda yang masih bersekolah di SMU,dan menyembunyikan diri dengan
bergabung menjadi ketua cheerleaders.
2.
ALUR:
a.Tahapan alur
:
Pengenalan
Pengarang dalam memperkenalkan tokoh dalam novel ini dengan
menuturkan setiap sikap dan sifat dari tokoh masing-masing.Yaitu dengan
memberikan konflik yang terkadang menyakitkan dan ingin menganggap dirinya
selalu yang terbaik dari orang lain.
Tahap pengenalan dalam novel: ”Tasha sudah menunjukkan
kelasnya sebagai “RATU” saat masih dalam MOS”.”Tasha mulai “membangun”
kekuasaannya di SMA 76 dengan cara masuk ekskul cheers”.
Permasalahan
ü Seluruh
komputer terserang virus,akibat pelaku hacker yang tidak bertanggung jawab
Tahap
permasalahan dalam novel : masalah virus yang menyarang jaringan komputer di
seluruh indonesia adalah masalah yg sangat serius.Bahkan saking seriusnya
Kepala Kepolisian Republik Indonesia (KAPOLRI) sampai harus mengadakan rapat
tertutup pimpinan Polri untuk membahas soal ini.Jika virus komputer ini tidak
segera di atasi, negara ini juga bisa ditimpa bahaya.
ü Permusuhan
antara Reina dan Muri terhadap Tasha
Tasha
selalu ingin menghancurkan Reina,kalau ini dibiarkan akan membuat sedih Muri sebagai
sahabatnya.
Tahap
permasalahan dalam novel:”Tasha dan anak-anak cheers lainnya sempat mengatakan
kata-kata kasar pada Reina.
ü Penghianatan
Fifi kepada sahabatnya Tasha
Tahap
permasalahan dalam novel:”Lo juga yang ngejebak Muri.Lo yang motret dan ngirim
foto-foto dia lagi dugem dan ngerokok di sekolah,kan?”Kenapa,Fi ? Kenapa lo
lakuin ini? Gue mungkin bisa ngerti kalo lo ngejebak Muri.Lo mungkin sebel ma
dia.Tapi gue? Lo kan sahabat gue sendiri”suara Tasha bergetar”
Permasalahan memuncak
Ketika
seluruh perangkat komputer perusahaan PT Dharma Bhakti terserang
virus,akibatnya hubungan bisnisnya terganggu,bahkan dapat dikatakan lumpuh dan
siapa Muri sebenarnya dalam kaitannya dengan terserangnya virus.
Permasalahan klimaks
Ketika
masalah virus menyerang jaringan komputer di seluruh Indonesia dan Muri
dicurigai Reina sebagai seorang hacker,tiba-tiba Muri menghilang dari sekolah.
Permasalahan menurun
Kelebihan
yang dimiliki oleh Muri membuat Reina,Tasha,dan Danu berpikir siapa sebenarnya
Muri itu.
Penyelesaian
Sad ending:
Reina merasa kehilangan Muri,karena dia tetap memilih untuk pindah sekolah.
Happy ending:
Reina merasa senang karena telah memiliki sahabat seperti Muri dengan segala
kelebihannya.
·
Jenis
tahap alur: Alur Maju
Karena
pengarang menceritakan awal terlebih dahulu,kemudian dilanjutkan ke
penyelesaian sampai akhir cerita.
3. PENOKOHAN
:
Ø REINA : seorang yang pintar, kutu buku
Ø MURI : cantik,pintar,kutu buku,peduli
teman,ramah
Ø FIFI : ambisi,penghianat
Ø TASHA : sombong,pillih-pilih teman
Ø VENI : sahabat Reina
Ø DANU : anggota tim basket SMA 76,
wajahnya imut
Ø AGUNG : Ketua OSIS
Ø BU LILI : Guru Matematika
Ø ANDRE : Murid baru pindahan dari
Highschool di Inggris,(sepupu Tasha),teman sepermainan Reina sejak kecil
Ø PAK BAHRUN : Guru PKN.
Ø LITA :Teman
Tasha
Ø LINDA :Teman Reina
4.
LATAR
SUASANA
·
Sibuk
dan kacau : suasana sibuk dan kacau di ruang utama PT Dharma Bhakti.
·
Kekhawatiran
dan cemas : suasana kekhawatiran dan cemas dialami Indra
Dharma selaku Direktur utama perusahaan dan karyawan di perusahaan tersebut
karena komputer perusahaan tersebut terserang virus.
·
Kebanggaan
dan kebahagiaan : saat Reina mendengar Muri berhasil
memenangkan lomba cerdas cermat membela sekolahnya.
·
Kesal
: Fifi kesal karena dia tidak menjadi ketua cheerleaders
·
Penuh
konflik: Suasana memanas ketika terjadi pertengkaran
antara Tasha dan Muri.
TEMPAT
ü Ruang utama PT Dharma Bhakti : pada
saat karyawan bekerja
ü Di Sekolah :
sebagai awal persahabatan yang diawali dengan permasalahan.
ü Di rumah Reina : ketika
Veni dan Linda internetan.
ü Di ruang guru : dimana
Reina di beri tugas oleh Bu Lili menjaga Muri yang sedang ikut ulangan
matematika susulan.
ü Gunung Papandayan : tempat
dimana Reina dan anggota KIR mengadakan kegiatan ekskursi dan kelompok
cheerleader yang mengadakan gathering.
ü Diskotek Studio East di daerah
Cihampelas : tempat dimana Reina dijebak sampai mabuk.
WAKTU
ü Cerita
ini terjadi pada waktu Reina dan Muri tepatnya masih duduk di bangku SMU.
5.
PESAN
:
ü Hendaknya
memandang sesuatu bukan hanya dari penampilan luarnya saja,tetapi kita harus
juga memandang lebih jauh ke dalam.
ü Dalam
berteman,kita tidak boleh berkhianat,sebaiknya kita tetap setia kepada teman.
6. SUDUT
PANDANG
Pengarang
sebagai orang ketiga.
Pengarang
mengambil sudut pandang ini terhadap cerita tersebut dengan mencantumkan
nama-nama sebagai tokoh yang diceritakan.
7.
SINOPSIS
NOVEL :
Menceritakan tentang sistem komputer PT Dharma
Bhakti yang terserang virus jenis baru yang sangat membahayakan bagi data-data
di dalamnya. Seorang wanita yang mengaku sebagai pembuat virus itu menelepon
dan meminta sejumlah uang sebagai tebusan. Jika uang itu tidak diserahkan
paling lambat 24 jam ke depan, maka virus itu akan langsung merusak sistem
komputer dan menghilangkan semua data di dalamnya. Belum tuntas penasaran kita
akan siapa sebenarnya wanita itu, kita sudah dihadapkan pada problema remaja antara
Reina Ardyana dan Tasha. Reina adalah murid terpandai di sekolahnya, tapi yang
paling ditekankan di sini adalah kebenciannya terhadap anak-anak cheers dan
anggapannya bahwa mereka cuma cewek cantik tak berotak (kebanyakan seperti ini
jugalah anggapan kita). Anggapan Reina ini makin didukung oleh tokoh Tasha,
cewek terpopuler di sekolah dan anggota cheers yang sombong minta ampun, dan
juga membenci Reina. Bersama gengnya, Linda dan Fifi, ia selalu mengerjai
Reina. Sampai suatu saat muncul Muri, anak baru yang langsung menggeser posisi
Tasha sebagai ratu sekolah karena ia lebih segalanya daripada Tasha. Muri yang
ramah dan suka ngomong blak-blakan itu baik sekali pada Reina dan akhirnya
mereka bersahabat. Muri juga yang membantu Reina agar klub KIR-nya bisa
mengadakan semacam study tour di Papandayan bersama anak-anak cheers yang
mengadakan gathering di sana juga. Sementara itu sistem komputer di berbagai
instansi negara dan perusahaan di Indonesia mengalami kekacauan disebabkan oleh
sebuah virus jenis baru yang belum diketahui cara membasminya. Hal ini
sepertinya ada kaitannya dengan sesuatu yang diduga Reina tengah berusaha
ditutup-tutupi oleh Muri. Hingga akhir novel, hanya Tasha dan Danu yang tahu
bahwa Muri adalah seorang hacker.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar